Lembaga Sensor Film
header
HARI FILM NASIONAL KE-70

Hari Film Nasional diperingati setiap tanggal 30 Maret berdasarkan hari pertama pengambilan gambar film nasional berjudul “Darah dan Doa” (The Long March of Siliwangi) karya Usmar Ismail pada tahun 1950. Film ini menjadi istimewa karena merupakan film nasional pertama yang diproduksi dan disutradarai serta diperankan oleh orang Indonesia. Film sebenarnya telah hadir di Indonesia sejak akhir abad ke-19. Pada waktu itu, Pemerintah Hindia Belanda memutar film pertama kali di bioskop Nederlandsche Bioscoop Maatschappij. 


Seiring pesatnya perkembangan bioskop, pada tanggal 18 Maret 1916 Pemerintah Kolonial Belanda menetapkan Ordonansi Film Tahun 1916 (Film Ordonanntie 1916), Staatblad van Nederlaansch Indie Nomor 276 Tanggal 18 Maret 1916 di Batavia. Ditandatangani oleh Gubernur Jendral Idenburg. Dalam ordonansi ini secara jelas disebut tentang Komisi Penilaian Film (Commissie voor de keuring van Films). Dengan demikian, tanggal dan tahun itu dapat dikatakan awal berdirinya Lembaga Sensor Film di bumi nusantara ini. Selamat Hari Film Nasional ke-70. 
 

 
#HFN2020
#104tahunsensorfilm
#LembagaSensorFilm

Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.