Lembaga Sensor Film
RAPAT DENGAR PENDAPAT KOMISI I DPR-RI DENGAN LEMBAGA SENSOR FILM

Jakarta (4/11/2019) – Komisi I DPR-RI mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Lembaga Sensor Film (LSF) di Gedung Nusantara 2 yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I DPR-RI, Meutya Viada Hafid, Senin (4/11). Adapun yang menjadi pokok pembahasan pada kesempatan tersebut antara lain adalah menyampaikan laporan kinerja Lembaga Sensor Film selama periode 2015-2019.

Komisi I DPR-RI mendesak LSF Periode 2015-2019 untuk segera membenahi hal-hal yang berpotensi menghambat pelaksanaan tugas dan fungsi LSF ke depan, antara lain adalah peningkatan eselonisasi Sekretariat LSF, penyesuaian tarif sensor dan penyelesaian status tarif sensor tidak termasuk PNBP. Hal lain yang tak kalah penting dan menjadi pembahasan dalam RDP tersebut adalah perlunya peningkatan Sosialisasi Budaya Sensor Mandiri menjadi gerakan nasional dan perlunya dilakukan riset tentang korelasi penyensoran film terhadap isu sosial di Indonesia. Disamping itu peningkatan koordinasi dengan instansi terkait dalam rangka perbaikan regulasi penyensoran film terutama masalah sulih suara, pengaturan jam tayang di televisi, klasifikasi usia penonton, penegakan hukum dan film berbasis media internet juga menjadi sorotan yang perlu mendapat perhatian. [PA]

Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.