Lembaga Sensor Film
LEMBAGA SENSOR FILM IKUT MERAMAIKAN PEKAN KEBUDAYAAN NASIONAL 2019

Jakarta (8/10/2019) - Pekan Kebudayaan Nasional 2019 mengambil tema Ruang Bersama #IndonesiaBahagia. Acara ini diselenggarakan di Istora, Senayan, Jakarta. Rangkaian acara dimulai dari tanggal 7 sampai dengan 13 Oktober 2019. Ada banyak agenda acara yang dapat diikuti dan dinikmati oleh publik secara gratis. Diantaranya adalah Kompetisi Permainan Rakyat, Konferensi, Pameran Pemajuan Kebudayaan, Pawai Digdaya Nusantara, dan Pagelaran Karya Budaya. Acara ini terbuka untuk umum dan gratis.

Salah satu agenda yang cukup diminati adalah lomba permainan tradisional yang diikuti oleh seluruh satuan kerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pada agenda ini, Lembaga Sensor Film melalui Sekretariat Lembaga Sensor Film turut serta ambil bagian mewakili tim Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam lomba lari balok dan keluar sebagai pemenang utama. Tidak hanya itu, ada banyak permainan tradisonal lain yang ikut dilagakan disini seperti egrang, lari hadang, dan terompah panjang (bakiak). Komunitas Olahraga Tradisional Indonesia (KOTI) juga turut hadir di acara ini dan bertindak sebagai juri lapangan dan pengarah perlombaan. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wujud partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam melestarikan permainan tradisional sebagai bagian dari kebudayaan.

Selain agenda perlombaan tradisional dan pameran, juga masih banyak panggung hiburan urban dan tradisional yang dapat dinikmati. Pengunjung bisa memperoleh informasi dan tiket melalui akses laman pkn.kebudayaan.id. Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) diselenggarakan sebagai salah satu resolusi Kongres Kebudayaan Nasional Tahun 2018. Yaitu menyediakan ruang bagi keberagaman ekspresi budaya, serta mendorong interaksi budaya guna memperkuat kebudayaan yang inklusif. [PA]

Jakarta (8/10/2019) -- Pekan Kebudayaan Nasional 2019 mengambil tema Ruang Bersama #IndonesiaBahagia. Acara ini diselenggarakan di Istora, Senayan, Jakarta. Rangkaian acara dimulai dari tanggal 7 sampai dengan 13 Oktober 2019. Ada banyak agenda acara yang dapat diikuti dan dinikmati oleh publik secara gratis. Diantaranya adalah Kompetisi Permainan Rakyat, Konferensi, Pameran Pemajuan Kebudayaan, Pawai Digdaya Nusantara, dan Pagelaran Karya Budaya. Acara ini terbuka untuk umum dan gratis.

Salah satu agenda yang cukup diminati adalah lomba permainan tradisional yang diikuti oleh seluruh satuan kerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pada agenda ini, Lembaga Sensor Film melalui Sekretariat Lembaga Sensor Film turut serta ambil bagian mewakili tim Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam lomba lari balok dan keluar sebagai pemenang utama. Tidak hanya itu, ada banyak permainan tradisonal lain yang ikut dilagakan disini seperti egrang, lari hadang, dan terompah panjang (bakiak). Komunitas Olahraga Tradisional Indonesia (KOTI) juga turut hadir di acara ini dan bertindak sebagai juri lapangan dan pengarah perlombaan. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wujud partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam melestarikan permainan tradisional sebagai bagian dari kebudayaan.

Selain agenda perlombaan tradisional dan pameran, juga masih banyak panggung hiburan urban dan tradisional yang dapat dinikmati. Pengunjung bisa memperoleh informasi dan tiket melalui akses laman pkn.kebudayaan.id. Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) diselenggarakan sebagai salah satu resolusi Kongres Kebudayaan Nasional Tahun 2018. Yaitu menyediakan ruang bagi keberagaman ekspresi budaya, serta mendorong interaksi budaya guna memperkuat kebudayaan yang inklusif. [PA]

Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.